Rabu, 6 April 2011 09:59

MUSRENBANG RKPD 2011, DITUTUP DENGAN PENANDATANGAN NOTA KESEPAKATAN ANTARA BELITUNG DAN BELITUNG TIMUR

Pangkalpinang -- Perencanaan pembangunan daerah telah disusun sesuai undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, Ir. Dadang Sumantri selaku perwakilan dari Kemendagri mengatakan "…dan merujuk kepada ketentuan tersebut maka dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2012 Pemerintah Daerah harus menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dan rencana program serta kegiatan tahun 2012 dengan indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan, selain itu juga menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dalam upaya mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan strategi pro poor, pro job, pro growth dan pro environment, melalui sinergi pusat, daerah dan antar daerah. Kemudian mendukung dan mensinergikan pencapaian sasaran program dan kegiatan yang meliputi program pro rakyat, program keadilan untuk semua dan program percepatan pencapaian tujuan pembangunan millennium."

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappenas Dr. Ir. Dida Heryadi juga turut mengatakan, "berbagai upaya pembangunan dilakukan Pemerintah untuk RKP tahun 2012, dimana upaya tersebut upaya mengentaskan kenaikan harga pangan dan energi, merealisasikan pembangunan infrastruktur, menciptakan iklim investasi yang baik dan lain-lain”.

Sementara itu, Gubernur Eko Maulana Ali mengharapkan dalam menyusun perencanaan pembangunan tersebut, hendaknya mencerminkan hal-hal seperti, memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di daerah Babel, memperkuat persatuan dan kesatuan sebagai bagian integral dari kerangka NKRI, meningkatkan kepekaan terhadap permasalahan dan kebutuhan masyarakat bawah, mengoptimalkan peran serta dan partisipasi masyarakat, meningkatkan sumber daya manusia, dan mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Karena di masa mendatang, provinsi kepulauan bangka belitung memiliki potensi yang besar untuk menjadi daerah yang lebih maju lagi, yang tentunya juga akan semakin banyak tantangan dan persoalan yang akan dihadapi oleh Bangka Belitung, seperti jumlah penduduk yang terus bertambah, masalah energi, pangan, dan air akan menjadi komoditas yang makin langka dan berharga yang harus terus diamankan, berikut dengan kemajuan teknologi dan globalisasi yang akan memberikan peluang untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia, dan semua itu akan menjadi PR Pemerintah untuk mensejahterakan rakyat.

Sebelum menutup kata sambutannya, Gubernur Eko memperkenalkan suatu program unggulan yang nantinya akan segera didorong untuk menjadi suatu gerakan bersama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Dimana gerakan tersebut diberi nama program Komoditi/Kegiatan Unggulan Daerah, Lestarikan Alam sebagai Upaya Teladan "PRO KUDA LAUT", yang gerakan ini terdiri dari dua bagian yaitu gerakan moral dan fungsional.

Gerakan moral tersebut sering disebut sebagai nilai kode etik "era emas", sedangkan gerakanfungsional terdiri dari tiga kegiatan utama, yaitu revitalisasi lada, revitalisasi rumput laut, dan reklamasi lahan tambang.

Acara Musrenbang RKPD Tahun 2012 ini pun ditutup dengan penandatangan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, tentang kerja sama terhadap pengelolaan wilayah perbatasan dan isu-isu strategis di beberapa sector dalam bidang pemerintahan dan pembangunan yang menyangkut kepentingan bersama yang terdiri dari 3 pasal.

Adapun yang menghadiri acara, para Bupati dan Walikota, Kepala SKPD, juga Menteri PPN  yang di wakili oleh staf ahli bidang Hubungan Kelembagaan Kementrian PPN/Kepala Bappenas Dr. Ir. Dida Heryadi Salyah, dan Menteri dalam Negeri yang diwakili oleh Direktur Penataan Perkotaan Kemendagri RI Ir. Dadang Sumantri, dengan pembukaan acara oleh Kepala Bappeda Nazaliyus yang menyampaikan laporan musyawarah RKPD untuk tahun 2012. (Ny)
Sumber: www.babelprov.go.id.