Koridor Program Hibah Nasional Jalan Daerah (PHNJD)

Rencana Kerja Tahunan

2019-2021

 

A. PERSYARATAN HIBAH JALAN DAERAH 2019 - 2023

Mendukung konektivitas inlet/outlet Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pengembangan  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Kawasan Industri (KI)

Perencanaan, program dan anggaran yang rasional dengan menggunakan perangkat PRMS/KRMS (P/KRMS)

Lingkup kegiatan ? pemeliharaan rutin, berkala, rehabilitasi/peningkatan, pelebaran untuk kapasitas & keselamatan

Komitmen Pemda atas program tahun jamake, e-katalog, verifikasi pekerjaan dan pembiayaan pendahuluan

B. KRITERIA PEMILIHAN KORIDOR

Koridor merupakan jaringan jalan provinsi dan kabupaten yang secara menerus menghubungkan destinasi wisata dengan pusat inlet/outlet (bandara, pelabuhan, terminal, stasiun) atau antar destinasi wisata

Kebutuhan penanganan jaringan jalan provinsi/kabupaten diutamakan pemeliharaan rutin, backlog and minor work, pemeliharaan berkala, rehabilitasi/rekonstruksi/pelebaran dan road safety 

Apabila diperlukan penanganan berupa pelebaran menuju standar,  seluruh readiness criteria  (telah tersedia DED, Dokumen Lingkungan , dan tidak ada pembebasan lahan)

Kebutuhan penanganan disesuaikan dengan kemampuan pre financing pemerintah provinsi/kabupaten calon penerima hibah

Tidak ada overlap penanganan dari sumber dana lain pada koridor yang sama 

Kesinambungan program penanganan jalan sebelum dan sesudah program hibah

C. ALUR PELAKSANAAN PHNJD

 

D. PERENCANAAN DAN PEMROGRAMAN

Menggunakan Teknologi P/KRMS

Merekam perkerasan dan informasi lalu-lintas

Data kondisi jalan dikumpulkan untuk semua Koridor dalam 7 KSPN antara April dan Mei 2018

 

E. PERENCANAAN DAN PEMROGRAMAN ANALISIS P/KRMS

1. Penanganan berdasarkan dari beberapa data termasuk:

=> Kondisi Perkerasan 

=> Kondisi diluar perkerasan

=> Lalu-lintas

=> Lebar Ruang Milik Jalan

=> Jenis Perkerasan

=> Right of way (Ruang Milik Jalan)

=> RUC (Refererence Unit Cost) atau NAP (Nilai Acuan Pekerjaan)

=> Kondisi Jembatan

2. Penanganan P/KRMS termasuk:

=> Pemeliharaan Rutin (PR)

=> Backlog of Minor Works (BMW)

=> Pemeliharaan Berkala (PM)

=> Rehabilitasi (RH)

=> Holding treatment

=> Penanganan dihitung secara manual termasuk:

=> Pelebaran Jalan

=>  Pemeliharaan Rutin dan Backlog Minor Works untuk 25% dari jaringan jalan diluar panjang koridor (setiap Provinsi/Kabupaten)

3. Pemeliharaan Rutin (PR atau RM)

Pemeliharaan keseluruhan jaringan meliputi pekerjaan pembersihan saluran, pemotongan vegetasi dan penambalan lubang (patching), dll.

4. Backlog of Minor Works (BWM)

Pemeliharaan rutin yang lebih intensif dimana dilakukan pada pekerjaan yang tertunda dalam waktu lama, meluputi pembersihan saluran yang intensif dan/atau perbaikan permukaan Jalan.

5. Pemeliharaan Berkala (PM)

Melapis ulang Jalan eksisting untuk memelihara dan mempertahankan kekuatan dan mengantisipasi kerusakan yang akan datang.

6. Rehabilitasi (RH)

Rekonstruksi dan peningkatkan kondisi Jalan yang sudah dalam kondisi rusak parah.

7. Holding treatment

Pekerjaan minor yang dilakukan ketika pekerjaan mayor seperti rehabilitasi ataupun pemeliharaan berkala (PM) tertunda pelaksanaannya. 

 

Kebutuhan Anggaran PHNJD Sesuai Kondisi Lapangan di 4 Prov & 4 Kab Calon Penerima Hibah

 

 

Ruas Jalan yang Terpilih pada Prov. Bangka Belitung & Kab. Belitung