Kamis, 7 Februari 2019 11:00

Selat Nasik Masih Perlu Pembenahan

SELAT NASIK -- Plt. Camat Selat Nasik, Febriansyah, S.STP menyampaikan pembangunan di Kecamatan Selat Nasik pada tahun 2019 ini difokuskan pada matrik Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) dan Bidang Agrowisata. Hal ini disampaikan saat wawancara usai pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Kantor Camat Selat Nasik, Kamis (7/2). 
 
Febri menjelaskan setelah Kecamatan Selat Nasik menjadi KPPN namun wisatawan yang berkunjung ke Selat Nasik tidak mengalami kemajuan. Hal ini dikarenakan sarana dan prasarana di Selat Nasik belum memadai. 
 
Selain itu, perlu adanya penguatan kelompok nelayan, baik itu nelayan tangkap maupun nelayan budidaya. Khusus nelayan budidaya, kendala yang dihadapi sekarang adalah pada bibit ikan jenis kerapu cantik, karena selama ini wadah untuk menampung bibit ikan kurang memadai.
 
"Yang tersedia kebanyakan hanya menampung bibit ikan yang berukuran kurang dari 10 cm, sedangkan potensi hidup bibit ikan dengan ukuran kurang dari 10 cm hanya 30% saja", jelas Febri.
 
Lebih lanjut dijelaskan, dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung pernah memberikan bantuan wadah untuk bibit ikan, namun jumlahnya masih kurang dengan kebutuhan nelayan. Para nelayan juga belum memiliki tempat untuk pemijahan sendiri sehingga bibitnya harus didapatkan dari luar kecamatan Selat Nasik.
 
"Walaupun demikian, ikan kerapu cantik ini tetap kita ekspor setahun sekali seharga Rp 200.000,-/kg nya", lanjut Febri. 
Sumber: Siti Rofiqoh/IKP


Berita Lainnya