Jum'at, 1 Februari 2019 11:00

Bupati Luncurkan Program SEHATI

TANJUNGPANDAN -- Bupati Belitung, Sahani Saleh, S.Sos bersama dengan Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, S.Sn, M.Si beserta pihak terkait lainnya melakukan Soft Launching Program Sistem Pelayanan Kesehatan Terintegrasi (SEHATI) di RSUD dr. H. Marsidi Dujono, Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung (1/2).
 
SEHATI merupakan salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Belitung periode 2018-2023 untuk membangun Belitung menjadi lebih baik, khususnya pada bidang kesehatan. 
 
Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, S.Sn, M.Si secara rinci menjelaskan cara menggunakan kartu SEHATI, yaitu dengan datang ke RSUD dr. H. Marsidi Judono dan mendapatkan rujukan ke loket yang telah disiapkan (loket SEHATI). Karena rujukan sekarang sudah bersifat online, maka pasien tidak perlu lagi membawa berkas. Selanjutnya pasien menuju ke loket SEHATI hanya dengan menunjukkan kartu keanggotaan BPJS kelas III (PBI) untuk di-scan guna memverifikasi data pasien.
 
Lebih lanjut Isyak menjelaskan bahwa di loket SEHATI sudah disediakan Aplikasi/Software. Yang mana Aplikasi tersebut akan mengeluarkan e-voucher SEHATI yang berisi data-data berupa e-tiket pesawat untuk pasien dan 1 (satu) orang pendamping/keluarga pasien, mobil yang akan mengantarkan pasien ke bandara H. AS Hanandjoeddin, mess tujuan pasien di Jakarta, serta data mobil dan supir yang akan menjemput di Bandara Soekarno-Hatta untuk mengantarkan pasien ke RS maupun mess tujuan.
 
"Saat ini kami telah sediakan 18 (delapan belas) kamar untuk pasien program SEHATI. Delapan diantaranya berada di Mess Kalibaru dan sisanya di Mess Kemayoran", jelas Isyak.
 
Pasien tentunya akan diuntungkan dengan program SEHATI ini. Keuntungan tersebut meliputi pelayan loket selama 24 jam, rujukan bersifat online, tersedia kursi khusus pasien SEHATI, antar jemput mobil atau ambulance secara gratis di Belitung dan Jakarta serta tiket pesawat pulang pergi untuk pasien dan 1 (satu) keluarga pasien. 
 
“Misalnya pada kondisi medik tertentu yang memerlukan banyak kursi di pesawat maka akan disediakan, serta perawat juga akan disiapkan”, ujar Isyak. 
 
Isyak melanjutkan, mulai bulan Maret nanti Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung sudah mempersiapkan bagi pasien yang pengobatannya gagal atau meninggal dunia dalam proses pengobatan, maka biaya mereka kembali ke Belitung semua ditanggung oleh Pemerintah Daerah, mulai dari formalin, administrasinya, peti dan cargo sampai ke Belitung.
 
Sementara dalam sambutannya, Bupati Belitung, Sahani Saleh, S.Sos menjelaskan bahwa program ini berlaku bagi semua pasien rujukan yang menjadi anggota kepesertaan BPJS kelas III (PBI) tanpa harus memiliki kartu SEHATI. Sedangkan untuk pasien mandiri sampai saat ini belum bisa diberlakukan karena masih memprioritaskan peserta BPJS kelas III sesuai dengan kemampuan keuangan Daerah dan juga kebutuhan. Namun program ini tetap memiliki syarat dan ketentuan salah satunya adalah tidak melayani pasien yang dengan sengaja mendatangkan "penyakit".
 
"Misalnya pasien yang mengalami kecelakaan karena pengaruh dari konsumsi minuman keras, tidak akan bisa menikmati layanan program SEHATI”, tegas Sahani.
Sumber: Siti Rofiqoh/IKP, Syl/Gov


maurers elazig escort samsun escort tekirdag escort kocaeli escort kocaeli escort bingol escort kars escort porno türkçe porno adapazarı travesti Ataşehir escort Kadıköy escort Ankara escort Beylikdüzü escort Ankara escort