Kamis, 11 Juli 2019 09:00

Perkuat Kemanan Siber, Belitung Akan Bentuk Gov-CSIRT

Jakarta - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung melalui Kepala Bidang Kemanan Informasi, Persandian dan Statistik, Laila Asfiyani, S.IP, M.Si menyampaikan  Pemerintah Daerah yang menerapkan SPBE seperti di Kabupaten Belitung, rentan terhadap insiden keamanan informasi. Hal ini dikarenakan tantangan keamanan siber berbanding lurus dengan perkembangan TIK.
 
Inilah yang menjadi alasan perlunya dibentuk Gov-CSIRT di Kabupaten Belitung yang secara internal mampu menanggulangi serangan siber atau dalam bentuk tim koordinasi pada Gov-CSIRT nasional.
 
"Komitmen dan kolaborasi instansi pemerintah dalam menghadapi tantangan kemanan siber nasional perlu diimplementasikan dalam Gov-CSIRT nasional sampai ke Kabupaten/Kota seluruh Indonesia," ujar Laila usai mengikuti Focus Group Discussion Sektor Pemerintah 2019 dengan tema Kolaborasi Instansi Pemerintah dalam Menghadapi Tantangan Keamanan Siber Nasional di Jakarta, Rabu (10/7/2019).
 
Computer Security Incident Response Team (CSIRT) pada sektor Pemerintah Indonesia ditetapkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dalam Keputusan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Nomor 570 Tahun 2018 pada tanggal 20 Desember 2018. Tujuannya adalah untuk membangun, mengoordinasikan, mengolaborasikan dan mengoperasionalkan sistem mitigasi, manajemen krisis, penanggulangan dan pemulihan terhadap insiden keamanan siber pada sektor pemerintah, membangun kerja sama dalam rangka penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber pada sektor pemerintah, membangun kapasitas sumber daya penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber pada sektor pemerintah, mendorong pembentukan CSIRT pada sektor pemerintah.
Sumber: Siti Ropiqoh/IKP


maurers elazig escort samsun escort tekirdag escort kocaeli escort kocaeli escort bingol escort kars escort porno türkçe porno adapazarı travesti Ataşehir escort Kadıköy escort Ankara escort Beylikdüzü escort Ankara escort